Wall Street : Money Never Sleeps


Pada hari Rabu, 6 Oktober 2010, anggota Techno Entrepreneur Club ITB dan kementerian perekonomian KM ITB mengadakan acara nonton bersama “Wall Street” di Ciwalk XXI. Berikut adalah review dari saya:

Wall Street : Money Never Sleeps

Film ini dimulai dengan comeback dari Gordon Gekko (Michael Douglas), superstar Wall Street masa lampau, dari hukuman pidana 8 tahun yang diterima karena beberapa skandal penipuan.

Tujuh tahun kemudian, berlokasi di New York, Jacob “Jake” Moore (Shia LaBeouf), seorang pekerja keras dan tangan kanan dari Louis “Lou” Zabel, pimpinan Keller Zabel Investment Banking (KZI) , bekerja dengan giat untuk mendapatkan gaji lebih dan mewujudkan mimpinya melalui proyek fusion untuk renewable energy. Jake memiliki kekasih bernama Winnie (Carey Mulligan), yang sebenarnya membenci “Wall Street guy” karena ia membenci ayahnya yang sempat masuk penjara yaitu Gordon Gekko.

Ketika kondisi perekonomian merosot, di mana terjadi kerugian besar, Lou memberi bonus kepada Jake untuk menikahi kekasihnya, dan menjalankan kegiatan ekonomi. Keesokan harinya, Lou bertemu dengan Bretton James, pimpinan Churchil Schwartz dan beberapa petinggi ekonomi yang menyatakan keadaan saat itu amat genting. Akhirnya saham KZI terperosok menjadi US$ 3 per lembar dari US$ 79 per lembar. Beberapa hari kemudian Lou bunuh diri di depan masyarakat umum di salah satu subway.

Cerita berlangsung secara emosional, di mana akhirnya Jake bekerja pada James untuk membalas dendamnya karena diduga pembuat isu hingga terjadi kemerosotan pada KZI sebelumnya adalah James. Hubungan Jake dan Winnie pun dibayang-bayangi dengan intensitas pertemuan Jake dengan Gekko tanpa sepengetahuan Winnie. Keadaan menjadi kian buruk ketika Gekko yang menjanjikan uang US$ 100 ribu milik Winnie untuk digunakan Jake dalam proyek Fusion diam-diam melarikan diri sehingga hubungan Jake-Winnie menjadi hancur. Sampai di suatu hari Jake mengungkapkan kenyataan tentang Bretton James melalui website Winnie yang akhirnya membawa James masuk penjara. Di akhir cerita, dengan suasana melodrama, hubungan Jake-Winnie kembali baik seiring dengan kembalinya Gekko yang telah menjadi sukses dan memberikan uang yang dulu ia curi sekaligus meminta maaf dan berniat menjadi kakek untuk anak Winnie.

Secara keseluruhan, videografi yang ditampilkan telah cukup baik. Namun terasa benar bahwa intensitas cerita terasa padat di tengah-tengah lalu turun secara drastis di akhir tanpa klimaks yang benar-benar menggugah. Walaupun begitu, film ini cukup menambah pengetahuan kita mengenai masalah perekonomian yang biasa terjadi serta menggambarkan bagaimana situasi di tengah krisis.

 

—————————————————————————————————————–

Anyway I watched this movie twice :p the second one was with Cathy & Kak Firman 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s