Infaq & Shadaqah

Hello readers!

This time I will post in Bahasa, actually this post is based on my serial tweets several weeks ago, or in Indonesia we call it #kultwit :p Turn on your Google Translate, now!

Bismillaah.. Kultwit ini saya share berdasarkan apa yang disampaikan oleh Ust. Jaelani di Assalam Masjid, Okachimachi, Jepang pada 17 Juni 2012. Beberapa kata yang disingkat di Twitter saya coba perpanjang di sini, tetapi tetap dalam bentuk poin. Inshallah bermanfaat

Kajian hari ini bahas Al-Baqarah 261-265 tentang infak, sedekah. Penting nih tweeps Muslimin ๐Ÿ™‚

1. “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap tangkai ada 100 biji..”

2. “Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)

3. Subhanallaah betapa besarnya balasan yang akan Allah berikan bagi kita yang ringan tangan dalam menginfakkan hartanya

4. “Orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya & menyakiti (perasaan penerima),”

5. “mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka & mereka tak bersedih hati.” (QS Al-Baqarah: 262)

6. Bagaimana Allah telah memberitahukan kita cara bersedekah dengan benar telah terdapat pada Al-Quran, dan itu akan membuat kita tidak takut & bersedih hati.

7. “Perkataan yang baik & pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Mahakaya, Maha Penyantun.”(Al-Baqarah: 263)

8.”Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya & menyakiti (perasaan penerima),”

9. “seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya pada manusia & dia tidak beriman pada Allah & hari akhir. Perumpamaannya seperti batu licin yang diatasnya ada debu”

10. “kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh suatu apapun dari apa yang mereka kerjakan.”

11. “Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” (QS Al-Baqarah 264). Pada ayat ini Allah menekankan kembali bahwa sedekah dengan riya = sia-sia.

12. “Dan perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya untuk mencari ridha Allah & untuk memperteguh jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi..”

13. “yang disiram hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buah-buahan dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka embun (pun memadai).”

14. “Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Baqarah: 265)

Ternyata kajiannya lebih dari ayat 265 tweeps, sudah sampai 271, capek juga ngetiknya :p

15. Terus baca terjemahan Al-Baqarah hingga ayat 274 yaa, tentang infak dan sedekah. Poin-poin penting berikut akan saya share.

16. #sedekahย tanpa menyebut-nyebut untuk riya & tanpa menyakiti perasaan penerima dan semata-mata mengharap ridha Allah.

17. Infakkan sebagian harta dan jangan memilih yang buruk untuk dikeluarkan. Yang kita sedekahkan justru lebih baik bila yg bagus-bagus ๐Ÿ™‚

18. Jika menampakkanย #sedekah dengan tujuan agar dicontoh dan bukan untuk riya, maka itu baik. Tapi secara sembunyi lebih baik.

19. Kita boleh memberi contoh menuju kebaikan, tapi Allah lah yang memberi hidayah pada yang Dia kehendaki.

20. Apapun yang kita infakkan maka kebaikannya untuk diri kita sendiri, dan akan mendapat pahala penuh & tidak akan dizalimi.

21. Semoga dengan kembali mengkaji tentang sedekah & infak dari Al-Qur’an kita bisa melakukannya dengan sebaik-baiknya. Aamiiin. Sekianย #kultwitย nya, fokus lagi menyimak ๐Ÿ™‚

Semoga bermanfaat, boleh di RT untuk menebar kebaikan inshallah.

Sesi Q&A, ada yang bertanya tentang pro kontra menggembar-gemborkan sedekah. Satu sisi bentuk shodiq kepada janji Allah, sisi lain ada yang bilang syirik niat

Ust. Jaelani pun menjawab, memang ada hadis tentang sedekah menolak bala. Yang penting niatnya tetap lillahi ta’ala. Boleh mengharapkan berkah Allah

Bila niat sedekah agar mendapat balasan duniawi ยป syirik niat, niatkan krn Allah, tetapi boleh mengharap berkah-Nya.

So, it is clearly explained in the Qur’an itself about infaq & shadaqah. What we can do as Moslem is apply what Allah said in the Al-Qur’an, and keep on learning. So far, I realized that the more I learn about Islam through Qur’an, the more I know that I only know a little. The most effective way is to always read the translation of the Holy Qur’an whenever we read it. Inshallah, it will be extra beneficial for ourselves, and always share it through whatever you ย can (direct sharing to other people, or use twitter or blog like I’m doing now). Inshallah, with all good intentions, Allah always opens His Way for us ๐Ÿ™‚

Wassalam,

See you on another post! ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s